Bila Jumat ‘kan tiba?

14 10 2009

Pagi menjemputku, kala sadar kau tak bersamaku.

Rindu menggiringku, kala dekapan hangatmu selalu kurindu.

Kala sorepun tiba, tak mampu hapus rasaku.

Bila Jumat ‘kan tiba?





Mungkin Aku Bodoh

18 03 2009

Mungkin aku bodoh dan tak layak/pantas

Hanya satu yang telah kulakukan

Aku bertanya
Aku bersikap
Aku bertindak

Dulu aku pernah bertanya,
“Maukah kau menerima pinangan tanpa sisa cinta yang lain”

Dulu aku bersikap,
Mungkin cintaku memang tak bersisa,
Namun,
“Kuingin kau ta’u, ku disini menunggu dirimu”

“kumencintaimu lebih dari apapun”.

Kini aku bertindak,
Ku tak akan bersamamu.

Kalaupun kan teringat
Kuhanya memohon dan merintih
Moga itu tak perihkan hati.
Walau kadang lirih hati tetap terdengar,
Kucoba lawan dengan hati tegar.

Namun hati tetap getarkan dadaku
Kala namamu terngiang di kalbuku.

Nama yang dekat namun jauh bagiku

Mungkin aku bodoh, hingga tetap berdiri disini.





I’m Nothing

9 12 2008

Kemaren disela waktu santai bersama teman setalah makan siang, seorang teman asyik bercerita masalah kasus yang dihadapi oleh saudaranya. Mengenai pengurusan kendaraan bermotor yang sedang bermasalah di kantor polisi. Panjang cerita yang dia utarakan, tak ketinggalan dengan detil setiap kejadian yang dihadapi saudaranya.

Masalah akhirnya dapat dipecahkan karena pertolongan seorang saudaranya yang lain. Saudaranya tersebut juga seorang polisi yang mempunyai kedudukan lumayan tinggi. Sehingga persoalan yang sebelumnya harus menjalani proses panjang dan melelahkan dapat diselesaikan dengan cepat.

Seketika itu aku sampai pada titik pertanyaan, jika aku menghadapi hal yang sama dengan cara apa aku dapat menyelesaikan persoalan tersebut. Masalah akan dengan leluasa melumat dan menghajarku tanpa ampun, tanpa memberikan kesempatan bagiku untuk bernafas sedetikpun.

Hatiku saat itu mengaduh pada YAHWEH, siapakah aku ini diantaran kerumunan orang banyak, dengan apakah aku dapat lepas dari semua persoalan seperti itu. Jiwaku merana di dalamku merintih pertolonganMU. Hanya Kaulah sumber kelepasan dan pengharapan bagiku.

Tak sekali dua kali persoalan sperti itu menghampiriku, namun ajarku memahami KAU selalu sertaku. Hingga kuyakin KAU selalu ada dalam setiap hidupku.





Absolutely Spectacular

22 08 2008

Lady…

You sent me an email “Absolutely Spectacular”

Did You realize there is nothing so Spectacular but You
You are “Absolutely Spectacular” to me
In every sight of You… Absolutely Spectacular

When You are Walking
When You are Sitting
When You are Sleeping
When You are Smiling

Even

When You are Crying
When You are Sad

You are Absolutely Spectacular to me





Hari mengingatmu

8 08 2008

Hari mengingatmu adalah lukaku
Luka yang tak dapat ku obati sendiri
Sakit yang ada padaku karenamu
Perih yang hanya sembuh olehmu.

Dengan apa ku harus katakan
Ketika seribu hati bertanya
Siapa dia yang engkau kasihi
Hingga hatimu untuknya seutuhnya

Dengan apa aku harus jawab
Bila hati ini hanya untukmu tapi tak miliki
Akankah dusta jadi jawaban…
Bila ternyata hati ini hampa namun ada
Ada namun kosong.

Kosong tanpamu
Tiada denganmu
Hampa hadirmu.

Bila esok kembali usikku
Usik dengan Tanya yang sama
Kuhanya akan berkata lirih: “Dia…” (sambil menunjukmu) “… kekasih hatiku”